Monotoneminimal.com – Federasi Serikat Pekerja (FSP) ASPEK Indonesia memberikan sambutan positif terhadap sinyal masuknya Said Iqbal, Presiden Partai Buruh dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), ke dalam Kabinet Merah Putih. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Presiden FSP ASPEK, Abdul Gofur, pada hari Minggu di Jakarta, yang menilai bahwa kebijakan ini menunjukkan langkah maju dalam memberikan ruang bagi pekerja dalam pengambilan keputusan nasional.
Menurut Gofur, kehadiran figur yang memahami isu ketenagakerjaan seperti Iqbal dapat memperkuat upaya pemerintah dalam melindungi pekerja serta meningkatkan kesejahteraan buruh. Dia menambahkan bahwa gerakan buruh merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi nasional. Dengan bergabungnya Iqbal, diharapkan dapat terbangun dialog sosial yang konstruktif antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja.
FSP ASPEK yakin bahwa proses pembangunan ekonomi yang berkeadilan hanya dapat terwujud melalui hubungan industrial yang harmonis, perlindungan hak-hak normatif, dan peningkatan kesejahteraan pekerja. Sinyal masuknya Iqbal ke dalam kabinet diyakini dapat menjadi simbol bahwa negara mendukung kesejahteraan pekerja.
Sebelumnya, pada Kamis lalu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengisyaratkan pembahasan mengenai kemungkinan keterlibatan Iqbal dalam kabinet masih berlangsung. Ia memaparkan bahwa posisi yang mungkin diberikan berkaitan dengan isu buruh dan tenaga kerja, yang selama ini menjadi fokus perjuangan Iqbal.
Gofur menekankan pentingnya melibatkan suara buruh dalam proses pengambilan keputusan demi masa depan pekerja Indonesia. Penunjukan tokoh buruh ke dalam kabinet diharapkan dapat memfasilitasi partisipasi aktif pekerja dalam merumuskan kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan mereka.