Monotoneminimal.com – Kebijakan baru pemerintah Tokyo memungkinkan pegawai kantoran untuk mengenakan celana pendek dan pakaian kasual lainnya, termasuk kaus oblong dan sepatu kets, selama musim panas. Kebijakan ini bertujuan membantu pegawai menghadapi cuaca ekstrem dan mengurangi konsumsi energi.
Pemerintah Metropolitan Tokyo menerapkan kebijakan ini dalam kerangka kampanye “Tokyo Cool Biz”, yang mendorong pegawai untuk meninggalkan jas dan dasi. Langkah ini diambil seiring dengan meningkatnya suhu dan kelembapan, yang dapat mencapai sekitar 35 derajat Celsius dengan kelembapan hingga 72%. Kebijakan ini diharapkan dapat menciptakan suasana kerja yang lebih nyaman dan efisien.
Toru Suda, seorang pegawai pemerintah, menyatakan bahwa awalnya ia merasa canggung mengenakan pakaian santai, namun rasa tersebut perlahan hilang ketika banyak rekan kerja yang melakukan hal serupa. Keputusan untuk mengizinkan pakaian santai ini juga muncul setelah Jepang mengalami musim panas yang sangat panas tahun lalu, di mana suhu rata-rata nasional tercatat 2,36 derajat Celsius lebih tinggi dari rata-rata normal, dengan lebih dari 100.000 orang dirawat akibat serangan panas.
Dengan langkah ini, diharapkan pegawai akan lebih nyaman dan produktif dalam menjalankan tugas sehari-hari. Kebijakan ini menunjukkan respons pemerintah terhadap perubahan iklim yang semakin nyata, serta kebutuhan untuk beradaptasi dengan kondisi cuaca yang ekstrem. Ke depan, diharapkan kebijakan ini dapat menjadi model bagi instansi lain dalam mengatasi tantangan serupa.