Monotoneminimal.com – Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengungkapkan kesiapan Kementerian Pertanian untuk mempercepat program peremajaan tebu nasional demi mewujudkan swasembada gula dalam dua tahun. Pernyataan ini disampaikan pada konferensi pers di Jakarta, Minggu, menanggapi arahan Presiden Prabowo Subianto.
Andi menjelaskan bahwa program peremajaan akan meliputi modernisasi budidaya, peningkatan produktivitas, penggunaan benih unggul, dan mekanisasi pertanian. Kerja sama dengan petani serta industri gula juga akan diperkuat sebagai bagian dari strategi ini. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada impor sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani tebu di Indonesia.
Swasembada gula dalam waktu dua tahun merupakan target yang lebih cepat dari proyeksi awal yang ditetapkan empat tahun. Target ini disampaikan Presiden Prabowo saat hadir dalam acara Panen Raya di Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada 17 Juli. Dalam acara tersebut, Presiden menyatakan apresiasi terhadap komitmen Menteri Pertanian yang mampu mempercepat pelaksanaan program hingga dua tahun.
Presiden juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan Mentan selama proses tersebut, dengan menyampaikan harapan agar Mentan tetap fit dan mampu menjalankan tugasnya. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat kemandirian pangan di Indonesia, setelah sebelumnya berhasil mencapai swasembada pangan.
Dengan percepatan program ini, pemerintah berharap tidak hanya memenuhi kebutuhan gula nasional, tetapi juga meningkatkan kapasitas industri pangan dan memperkuat ketahanan pangan secara keseluruhan. Keberhasilan jangka panjang dalam sektor pertanian akan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara luas, menjadi bagian dari strategi nasional menuju kemandirian dan kedaulatan pangan.