Monotoneminimal.com – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, yang akrab disapa Mualem, meminta bantuan dari Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Perubahan Iklim, Hashim Djojohadikusumo, dalam pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun di Lhokseumawe. Permintaan ini bertujuan untuk memperkuat investasi dan hilirisasi sektor energi, khususnya yanh mencakup sumber daya gas dari Blok Andaman.
Dalam pertemuan yang berlangsung baru-baru ini di Jakarta, Mualem menegaskan pentingnya hilirisasi guna memaksimalkan manfaat sumber daya gas, termasuk dari produksi yang dikelola oleh Mubadala Energy. Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, menambahkan bahwa diskusi tersebut muncul dari pembicaraan mengenai pengembangan Blok Andaman, di mana Mualem menegaskan perlunya menghormati keputusan Pemerintah Pusat.
Mualem juga menunjukkan bahwa setiap kebijakan dalam pengelolaan sumber daya alam diharapkan dapat memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat Aceh, daerah yang kaya akan sumber daya tersebut. Ia berpendapat bahwa hilirisasi merupakan langkah strategis untuk menciptakan nilai tambah, meningkatkan lapangan kerja, dan memperkuat daya saing ekonomi Aceh.
Dalam pertemuan ini, kedua pihak sepakat untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam optimizing potensi sumber daya energi Aceh melalui investasi yang berkelanjutan. Mualem menegaskan komitmen Pemerintah Aceh dalam menyediakan iklim investasi yang kondusif, serta kemudahan dalam proses perizinan bagi investor.
Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan ada keuntungan bagi semua pihak, termasuk perusahaan, pemerintah pusat, dan masyarakat Aceh, yang pada akhirnya akan mendorong kesejahteraan masyarakat Aceh secara keseluruhan.