Monotoneminimal.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur telah menyiagakan 77 personel untuk memastikan kelancaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung di Jombang, Jawa Timur. Kesiapsiagaan ini termasuk pengoperasian empat unit gardu bergerak (UGB) dengan total kapasitas 1.760 kVA.
General Manager PLN UID Jawa Timur, Eric Rossi Priyo Nugroho, menyatakan bahwa PLN menyediakan sistem kelistrikan berlapis, didukung oleh peralatan dan infrastruktur yang memadai. “Kami telah menerapkan pengamanan listrik dengan dukungan satu subsistem dan satu gardu induk sebagai sumber utama pasokan,” ujarnya di Surabaya pada Sabtu.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, PLN memperkuat pasokan listrik melalui tiga penyulang, yakni Penyulang Bahrul Ulum, Penyulang Tembelang, dan Penyulang Mojokrapak. Selain itu, PLN juga menyiapkan peralatan cadangan seperti tujuh genset berkapasitas total 538 kVA, tiga Automatic Transfer Switch (ATS) dan sembilan Uninterruptible Power Supply (UPS), yang menjamin pasokan listrik yang terus menerus.
Kesiapsiagaan PLN juga difokuskan di enam lokasi penting, termasuk Lapangan Untung Suropati di Pondok Pesantren Bahrul Ulum dan Aula Universitas KH. A. Wahab Hasbullah. Eric menegaskan bahwa semua persiapan ini dimaksudkan untuk menjamin kelancaran dan keamanan selama Muktamar.
KH Abdul Khaliq Hasan, pengasuh Pondok Pesantren Al-Amanah 2 Bahrul Ulum, memberikan apresiasi atas dukungan PLN dalam menyediakan listrik yang handal dan konektivitas selama acara. “Terima kasih kepada PLN atas dukungannya. Semoga kerja sama ini berkontribusi pada kesuksesan berbagai kegiatan,” pungkasnya.