Monotoneminimal.com – Umat Kristiani di Jakarta Timur merayakan Hari Paskah dengan mengunjungi Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon. Kegiatan ini meliputi membersihkan makam, menabur bunga, menyalakan lilin, dan mendoakan anggota keluarga yang telah meninggal, sebagai bentuk penghormatan dan refleksi spiritual.
Pada Minggu, 5 April 2026, puluhan peziarah hadir dari berbagai daerah, tidak hanya dari Jakarta tetapi juga dari luar Jabodetabek, seperti Bandung, Medan, dan Banten. Barita Sibarani, salah satu peziarah berusia 36 tahun, menjelaskan bahwa ziarah ini dilakukan untuk mengenang orang tuanya yang meninggal akibat COVID-19. “Kami baru pertama kali bisa mengunjungi makam setelah kepergian beliau pada tahun 2021,” ujarnya.
Kedatangan para peziarah dimulai setelah kebaktian di Gereja HKBP Pasar Rebo yang berlangsung pada pagi hari. Barita menambahkan, mereka membawa lilin sebagai simbol penerangan dan melakukan doa bersama di lokasi makam. Pengalaman ini menjadi sangat berarti bagi keluarga, karena sebelumnya mereka belum mampu melakukan ziarah ke makam selama bertahun-tahun.
Selain kegiatan ziarah, momentum Paskah juga dimanfaatkan oleh pedagang di sekitar lokasi. Mereka menjual berbagai pernik ziarah seperti lilin, bunga, dan makanan, dengan keuntungan yang jauh melimpah dibandingkan hari biasa. Salah satu pedagang, Ineng, mengklaim mendapat keuntungan hingga sepuluh kali lipat.
Kepadatan peziarah di TPU Pondok Ranggon tampak jelas, dengan kendaraan mengantre di pintu masuk, tetapi tetap lancar. Kegiatan ini mencerminkan pentingnya Paskah sebagai momen sakral bagi umat Kristiani, berfokus pada makna kebangkitan Kristus dan pengingat akan para leluhur yang telah meninggal.