Monotoneminimal.com – Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, mengajak pemerintah daerah untuk mulai mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) guna menghadapi pergeseran pasar kerja, termasuk fokus pada pengembangan pekerjaan ramah lingkungan atau green jobs. Dalam pernyataannya di Jakarta, Afriansyah menyampaikan bahwa green jobs akan semakin berkembang seiring dengan transformasi usaha dan penerapan prinsip keberlanjutan.
Ia menekankan pentingnya daerah beradaptasi dengan perubahan tersebut, di mana ekonomi yang baru muncul menciptakan profesi dengan tuntutan keahlian yang berbeda. Untuk itu, pemetaan potensi usaha setempat diperlukan agar pendidikan dan pelatihan dapat disesuaikan dengan peluang penyerapan tenaga kerja.
Lebih jauh, Afriansyah menjelaskan bahwa kesiapan menghadapi dinamika pasar kerja juga harus mencakup pekerja yang telah berada di dunia profesional. Mereka perlu kesempatan untuk meningkatkan keahlian atau mempelajari keterampilan baru sesuai perkembangan industri. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berkomitmen membantu melalui unit pelayanan pelatihan yang tersebar di berbagai wilayah.
Afriansyah juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan dan perusahaan. Mismatch antara kemampuan lulusan dan kualifikasi yang diinginkan oleh pemberi kerja masih menjadi isu yang mempengaruhi penyerapan tenaga kerja. Oleh karena itu, skema link and match perlu dijalankan, khususnya di kalangan SMA, SMK, dan pendidikan sederajat, agar pembelajaran relevan dengan kebutuhan dunia profesional.
Dia menambahkan bahwa keterlibatan perusahaan sangat diperlukan, tidak hanya untuk memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga agar peserta didik mendapatkan keterampilan praktis yang diperlukan. Dalam konteks investasi, kehadiran penanam modal akan lebih bermanfaat jika ada calon pekerja dengan keahlian yang sesuai.
Pemetaan sektor ekonomi menjadi langkah awal penting dalam menentukan pelatihan yang relevan, terutama untuk menghadapi kebutuhan profesi baru akibat otomatisasi dan teknologi. Upaya ini bertujuan untuk mempersiapkan tenaga kerja menghadapi perubahan struktur pasar kerja yang semakin dinamis.