Monotoneminimal.com – Rahayu Saraswati D. Djojohadikusumo telah dinyatakan sebagai kandidat Komisaris PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI). Proses pengangkatannya akan diajukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 29 Oktober 2026. Dalam peran barunya, Rahayu juga akan memegang 2,4 persen saham VICI, bertujuan untuk memperkuat fundamental bisnis perusahaan.
Rahayu menjelaskan bahwa keikutsertaannya dalam perusahaan kosmetik ini diumumkan untuk pertama kalinya dalam sebuah diskusi media di Jakarta. Dia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi pada pengembangan bisnis dan ekspansi internasional VICI, yang dikenal dengan produk-produk kecantikan dan perawatan tubuh. Negara-negara yang menjadi fokus ekspansi termasuk Jepang, Korea Selatan, dan Malaysia.
Sebagai bagian dari strateginya, Rahayu ingin meningkatkan pemasaran produk ke pasar luar negeri dengan memanfaatkan jaringan internasional yang ia miliki. Ia berencana untuk membuka jalur distribusi bagi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta memperkuat merek VICI melalui pendekatan soft power.
Dalam konteks kepemilikan saham, Rahayu menegaskan komitmennya untuk fokus pada penguatan struktur bisnis meskipun kepemilikannya kurang dari 5 persen. Data terkini menunjukkan bahwa saham VICI mengalami penurunan 3,47 persen pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia, mencapai level Rp1.250.
Victoria Care Indonesia Tbk adalah perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang kosmetik serta produk perawatan tubuh dan kesehatan, dengan merek-merek terkenal seperti Herborist dan Miranda. Jajaran direksi VICI saat ini dipimpin oleh Sumardi Widjaja, dengan Billy Hartono Salim sebagai Komisaris Utama.