Monotoneminimal.com – Presiden Prabowo Subianto menjanjikan kepada para buruh bahwa mereka tidak akan lagi mengeluarkan sebagian besar penghasilan untuk biaya kontrak tempat tinggal. Janji ini disampaikan dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang berlangsung di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Jumat, 1 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Prabowo menyoroti fakta bahwa buruh saat ini mengalokasikan sekitar 30% dari penghasilan mereka hanya untuk sewa tempat tinggal. Ia berkomitmen untuk mengubah alokasi tersebut menjadi cicilan untuk kepemilikan rumah. “Saudara-saudara, tadi kalian mengatakan penghasilan kalian 30% untuk kontrak. Nanti kita akan yakinkan saudara akan miliki rumah tersebut,” ujar Prabowo.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah akan menyediakan skema cicilan rumah jangka panjang yang fleksibel dengan durasi mulai dari 20 tahun hingga maksimal 40 tahun, sehingga lebih terjangkau bagi buruh. “Jadi yang tadi 30% untuk kontrak kita kurangi, itu adalah untuk kau cicil rumahmu sendiri, cicilnya 20 tahun, kalau tidak bisa, 25 tahun, dan seterusnya,” lanjutnya.
Komitmen ini merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan buruh, yang selama ini menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan tempat tinggal. Pemberian akses terhadap kepemilikan rumah diharapkan dapat mengurangi beban finansial dan meningkatkan kualitas hidup para pekerja.
Inisiatif ini juga mencerminkan perhatian pemerintah terhadap isu-isu sosial dan ekonomi yang dihadapi buruh, serta menunjukkan tanggung jawab dalam menciptakan kebijakan yang lebih inklusif. Diharapkan langkah ini dapat diimplementasikan secepatnya agar buruh dapat menikmati keuntungan dari program tersebut.