Monotoneminimal.com – Pertumbuhan pajak mencatatkan angka signifikan pada Januari 2026, dengan peningkatan mencapai 30,8 persen dibandingkan bulan yang sama tahun lalu. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan keyakinannya bahwa defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk tahun 2026 akan tetap terjaga. Hal ini diungkapkannya dalam acara Economic Outlook 2026 di Jakarta pada hari Kamis.
Menteri Purbaya menjelaskan bahwa jika pertumbuhan pajak ini dapat dipertahankan, target APBN akan terlampaui, sehingga berkontribusi pada pengurangan defisit negara. Keberhasilan ini diharapkan dapat memberikan dorongan bagi perekonomian Indonesia, yang diyakini dapat tumbuh hingga 5,6 persen di kuartal pertama 2026. Diskon transportasi yang diterapkan selama periode libur Idul Fitri diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lebih lanjut.
Di sisi lain, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan bahwa wilayah yang izin pemanfaatan hutan (PBPH)-nya dicabut pascadampak bencana di Sumatera, akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memanfaatkan sumber daya alam untuk kemakmuran rakyat.
Sementara itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan tidak akan memangkas produksi batu bara untuk perusahaan pemegang PKP2B dan BUMN, dengan permintaan untuk menyetor 75 juta ton batu bara pada semester I 2026. Hal ini sejalan dengan upaya menjaga stabilitas pasokan energi nasional.
Pernyataan-pernyataan ini menunjukkan adanya optimisme dalam pengelolaan ekonomi negara, di tengah tantangan yang dihadapi. Penekanan pada stimulus dan pengelolaan sumber daya diharapkan dapat mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan.