Monotoneminimal.com – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menegaskan komitmennya untuk menciptakan aparatur sipil negara (ASN) yang transformatif dan inovatif. Pernyataan ini disampaikan dalam penutupan Rapat Koordinasi (Rakor) Kemenimipas 2026 yang berlangsung di Jakarta. Dalam acara ini, diangkat tema “Dari Evaluasi Menuju Aksi: Wujudkan Kemenimipas Berkualitas dan Berintegritas”, yang menekankan pentingnya inovasi dan prestasi di kalangan pegawai.
Selama Rakor, salah satu sesi menarik berjudul “ASN Hanya Absen, Ngopi, Lalu Pulang? Aku Jawab dengan Inovasi dan Prestasi” berhasil menarik perhatian. Ide ini merupakan karya Wiko Nurdian, seorang Pranata Komputer Ahli Pertama dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTT, yang memenangkan juara pertama dalam Lomba Menulis Opini ASN Menulis. Karya ini secara kritis membahas stigma negatif yang sering melekat pada birokrasi tradisional dan menekankan bahwa ASN saat ini adalah agen perubahan yang mampu menghadirkan gagasan dan tindakan nyata.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, memberikan penghargaan berupa Piagam Penghargaan Anugraha Wira Wibawa Dharmesti Pratama kepada Wiko sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan inovasi yang ditunjukkannya. Acara ini dihadiri oleh sejumlah pimpinan tinggi, kepala kantor wilayah, dan kepala unit pelaksana teknis dari seluruh Indonesia, yang turut mendengarkan penyampaian inspiratif tersebut.
Dengan langkah ini, Kemenimipas berupaya memperkuat kualitas dan integritas ASN, menjadikan mereka sebagai motor penggerak perubahan di lingkungan birokrasi nasional.