Monotoneminimal.com – Maserati telah mengumumkan rencana peluncuran dua model kendaraan listrik baru yang meliputi SUV listrik berukuran sedang hingga besar dan GT listrik murni berukuran besar. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi Maserati untuk bersaing di era kendaraan listrik yang semakin berkembang.
Dalam kolaborasi dengan Huawei dan JAC Motors, Maserati berupaya menggabungkan keahlian teknologi dan manufaktur untuk realisasi produk tersebut. Diskusi internal perusahaan menunjukkan bahwa GT listrik berukuran besar diproyeksikan menjadi produk pertama yang diperkenalkan. Kerja sama ini mencakup aspek restrukturisasi teknologi, brand management, dan distribusi.
Huawei bertugas menyediakan platform Harmony Intelligent Mobility Alliance (HIMA), yang meliputi sistem pengemudi otonom dan teknologi penggerak listrik. Sementara itu, JAC Motors akan memanfaatkan fasilitas pabrik Maextro-nya di Hefei untuk menangani rekayasa dan produksi kendaraan.
Maserati akan membawa desain ikonis yang telah ada selama seratus tahun dan memanfaatkan saluran distribusi global yang telah mapan. Dengan strategi mulit-brand, kendaraan tersebut akan di-marketing di China dengan label Maextro dan di pasar internasional dengan lencana Maserati.
Untuk meningkatkan efisiensi biaya, Maserati berencana menerapkan model ekspor Semi Knocked Down (SKD) dimana rangka kendaraan yang belum dicat akan dirakit di Italia, termasuk pemasangan interior dan kalibrasi sasis. Maserati memfokuskan distribusinya ke pasar internasional seperti Timur Tengah, Italia, Prancis, dan Jerman.
Rencana ini muncul pada saat yang krusial bagi Maserati, yang menghadapi penurunan pengiriman global yang tajam, turun di bawah 8.000 unit pada tahun 2025. Perusahaan juga mengalami kerugian operasional sebesar 198 juta euro. Langkah inovatif ini diharapkan dapat membalikkan keadaan dan memperkuat posisi Maserati di industri otomotif.