Monotoneminimal.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah melaksanakan pelatihan untuk 120 keluarga nelayan di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Desa Sorue Jaya, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi masyarakat pesisir, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi saat musim paceklik melaut.
Ketua Tim Kerja Direktorat Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan KKP, Novia, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, namun juga membangun ekosistem ekonomi yang terintegrasi. “Kami melibatkan masyarakat setempat dalam menciptakan lingkungan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah ini,” ungkapnya saat pelatihan berlangsung.
Pelatihan tersebut meliputi pembuatan produk ecoprint dengan bahan alami dan keterampilan sablon kaos, yang diharapkan dapat mendukung usaha oleh-oleh di kawasan wisata sekitar seperti Pantai Bokori. Selain itu, KKP bekerja sama dengan produsen Honda untuk mengadakan bimbingan teknis dalam perawatan mesin kapal perikanan, termasuk layanan servis gratis bagi nelayan.
Dalam aspek pengelolaan keuangan, KKP menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memberikan edukasi mengenai pinjaman online ilegal dan bekerja sama dengan Bank BNI dalam sosialisasi akses permodalan. Program ini juga melibatkan pendaftaran pelaku usaha ke dalam sistem e-SUKA, yang merupakan syarat untuk menerima bantuan pemerintah.
Menurut Novia, melalui UU No. 7 Tahun 2016, KKP berkomitmen untuk memperkuat perlindungan bagi nelayan skala kecil dan tanpa kapal. “Kami optimis bahwa tahun 2026 ini, pendapatan keluarga nelayan dapat meningkat dan perekonomian pesisir akan lebih berkelanjutan,” tutupnya. Pelatihan berlangsung selama dua hari, pada 15-16 Agustus 2026.