Monotoneminimal.com – Kapten timnas Belgia, Kevin De Bruyne, memberikan peringatan untuk tidak cepat berpuas diri setelah timnya memastikan diri melaju ke babak sistem gugur Piala Dunia 2026. Hal ini menyusul kemenangan Belgia atas timnas Selandia Baru dalam laga terakhir grup di BC Place, Vancouver, pada Sabtu (27/6) WIB.
Dengan hasil tersebut, Belgia keluar sebagai juara Grup G, namun De Bruyne menegaskan bahwa tantangan nyata baru dimulai saat memasuki fase eliminasi yang akan mempertemukan tim-tim terbaik dunia. Ia mengungkapkan, “Kami bermain dengan solid, menciptakan banyak peluang, dan mencetak banyak gol. Sekarang turnamen yang sebenarnya baru dimulai.”
Pemain berusia 35 tahun itu mencatat bahwa timnya sebelumnya sempat berada di bawah tekanan besar, setelah dua pertandingan awal yang kurang memuaskan. Kemenangan di laga terakhir menjadi momentum untuk membangkitkan kepercayaan diri dan performa tim. Namun, De Bruyne mengingatkan bahwa di fase gugur, kesalahan sekecil apa pun tidak dapat ditoleransi. “Mulai sekarang semuanya all or nothing. Kami harus beristirahat dengan baik dan mempersiapkan diri sebaik mungkin,” ujarnya.
Sebagai juara Grup G, Belgia akan berfokus pada pertandingan babak 32 besar di Seattle yang dijadwalkan berlangsung pada 1 Juli, melawan timnas Senegal. Pertandingan ini menjadi ujian bagi De Bruyne dan rekan-rekannya untuk membuktikan apakah mereka masih layak dijadikan sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026.