Monotoneminimal.com – Kericuhan terjadi di pusat penahanan imigrasi Delaney Hall yang terletak di Newark, New Jersey, akibat aksi mogok makan oleh ratusan tahanan. Bentrokan fisik pecah antara demonstran yang mendukung aksi tersebut dan petugas federal dari ICE, yang dilaporkan menggunakan gas air mata dan alat kejut listrik untuk mengendalikan situasi.
Insiden ini bermula pada hari kelima aksi mogok, di mana antara 300 hingga 400 tahanan menuntut perbaikan kondisi fasilitas, termasuk makanan yang layak, sistem ventilasi yang baik, serta akses terhadap perawatan medis dan kejelasan proses hukum imigrasi mereka. Aktivis menyatakan bahwa kondisi di dalam fasilitas dinilai tidak manusiawi. Salah satu tahanan yang baru dibebaskan, Luis, membenarkan aksi mogok tersebut, meskipun pihak pemerintah sempat menyangkalnya.
Luis menegaskan bahwa para tahanan bukanlah penjahat tetapi individu dengan rekam jejak bersih. Ia menyoroti bahwa penahanan yang berkepanjangan ini dimanfaatkan oleh Geo Group, perusahaan swasta yang mengelola fasilitas, untuk meraup keuntungan. Ia menyatakan, “Jika kami harus ditahan selama berbulan-bulan, mereka seharusnya menyediakan pelayanan yang lebih baik.”
Menanggapi aksi mogok ini, Menteri Keamanan Dalam Negeri, Markwayne Mullin, membantah adanya kondisi buruk di Delaney Hall dan menganggap bahwa para politisi dari Partai Demokrat hanya mencari perhatian publik. Namun, Amy Torres, Direktur Eksekutif New Jersey Alliance for Immigrant Justice, menjelaskan bahwa laporan mengenai kondisi buruk di dalam fasilitas telah konsisten dan mencemaskan.
Ketegangan di Delaney Hall diprediksi akan berlanjut, dengan para tahanan menyatakan bahwa mereka tidak akan menghentikan aksi mogok makan hingga perwakilan pemerintah diizinkan untuk melihat kondisi mereka secara langsung.