Monotoneminimal.com – Keiko Fujimori telah resmi dinyatakan sebagai pemenang pemilihan presiden Peru oleh Dewan Juri Pemilu Nasional (JNE). Pengumuman tersebut disampaikan pada Jumat, 3 Juli 2026, beberapa minggu setelah pelaksanaan pemilu putaran kedua yang berlangsung pada 7 Juni.
Fujimori, calon dari sayap kanan, sukses meraih 9.223.000 suara, mengalahkan lawannya dari sayap kiri, Roberto Sanchez, yang memperoleh 9.173.000 suara. Kemenangan yang diperoleh dengan selisih yang sangat tipis ini menjadikannya presiden ke-9 dalam sejarah Peru.
Dalam potongan keterangan yang disampaikan melalui media sosial X, Fujimori mengungkapkan harapannya untuk memulai babak baru dengan penuh tanggung jawab dan kerendahan hati. Ia menyatakan komitmennya untuk mendengarkan dan terlibat dalam dialog selama proses transisi menuju pemerintahan baru.
Keiko Fujimori merupakan putri dari mantan Presiden Alberto Fujimori, yang dikenal karena kontroversi pada masa pemerintahannya dan pelanggaran hak asasi manusia. Dalam kampanye, ia menekankan pentingnya memberantas kejahatan dan berjanji untuk menyatukan negara yang telah mengalami ketidakstabilan politik serta ekonomi yang stagnan.
Pemilu ini juga menghadapi berbagai kendala, termasuk keterlambatan dalam distribusi surat suara dan proses penghitungan yang berlangsung lambat. Hal ini memicu sejumlah pihak untuk menyuarakan tuduhan adanya kecurangan. Meskipun demikian, Keiko Fujimori dan Sanchez berhasil melaju ke putaran kedua setelah mengalahkan 33 kandidat lainnya, menjadikan pemilu ini sebagai yang paling banyak diikuti dalam sejarah Peru.