Monotoneminimal.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penutupan yang merugikan pada sesi terakhir perdagangan hari ini, Kamis (8/10/2026). IHSG anjlok sebesar 115,44 poin atau 1,88%, mencapai level 6.031. Dalam perdagangan hari ini, tercatat 187 saham mengalami penguatan, sementara 518 saham mengalami penurunan, dan 258 saham tidak bergerak.
Total transaksi perdagangan mencapai Rp12,5 triliun dengan volume 57,2 miliar saham. Semua indeks utama, termasuk indeks LQ45 yang turun 1,99% ke level 593, serta indeks JII dan IDX30 yang masing-masing turun 2,06% dan 1,66%, mencerminkan kondisi pasar yang kurang stabil. Pengurangan nilai juga terlihat pada indeks MNC36 yang menyusut 1,90% menjadi 261.
Sebagian besar sektor saham menunjukkan kinerja negatif, mencakup sektor energi, konsumer non-siklikal, properti, bahan baku, keuangan, dan teknologi. Hanya sektor transportasi dan kesehatan yang berhasil mencatatkan kenaikan pada hari ini.
Dalam daftar saham yang mengalami kenaikan signifikan, PT Atlas Resources Tbk (ARII) mencatatkan kenaikan 24,86% menjadi Rp452, diikuti oleh PT Penta Valent Tbk (PEVE) yang naik 24,85% menjadi Rp412, serta PT Steady Safe Tbk (SAFE) yang meningkat 24,83% menjadi Rp905.
Situasi nilai tukar rupiah juga menjadi sorotan, dengan nilai tukar rupiah yang jatuh ke level Rp17.915 per Dolar AS. Anjloknya IHSG dan tekanan pada nilai tukar ini dipicu oleh berbagai faktor, termasuk kondisi ekonomi global yang kurang menguntungkan. Para analis memprediksi bahwa sentimen negatif ini mungkin akan berlanjut dalam trading berikutnya.