Monotoneminimal.com – Pekerjaan fisik yang tidak selesai hingga akhir tahun anggaran dapat menimbulkan dampak negatif bagi keuangan daerah, terutama untuk tahun berikutnya. Ketua Komisi III DPRD Kota Ambon, Harry Putra Far Far, menekankan pentingnya percepatan proyek untuk menghindari masalah serupa di masa depan. Hal ini disampaikan saat meninjau perkembangan proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Ambon, yang dilaporkan baru mencapai 48 persen realisasinya.
Dalam pernyataan yang disampaikan pada Jumat (23/10/2026), Harry menggarisbawahi perlunya percepatan sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan proyek. Ia menjelaskan, jika pekerjaan tidak selesai dalam tahun anggaran yang berjalan, hal tersebut dapat memberikan beban tambahan dalam penganggaran tahun selanjutnya.
Harry mengingatkan, sudah menjadi kewajiban semua pihak terkait untuk memastikan setiap proyek yang telah direncanakan dan dianggarkan dapat diselesaikan tepat waktu. “Perencanaan, proses pengadaan, dan pengerjaan harus dipercepat. Kami berharap tidak ada lagi kegiatan fisik yang tertunda hingga menjadi utang pada tahun depan,” ujarnya.
Dengan waktu tersisa hingga akhir tahun anggaran, Harry berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan dengan lebih efisien untuk memenuhi target pembangunan yang telah ditetapkan. Langkah ini diharapkan akan memberi manfaat bagi masyarakat Kota Ambon serta meningkatkan kualitas infrastruktur yang ada. Dalam konteks ini, pengawasan yang ketat dan koordinasi yang baik antar instansi menjadi kunci untuk mencapai hasil yang maksimal.