Monotoneminimal.com – Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Pertamina tetap stabil pada 1 November 2026. Pertamax, salah satu jenis BBM yang paling banyak digunakan, masih dijual dengan harga Rp15.950 per liter, tidak mengalami perubahan sejak 1 Agustus 2026.
Menurut informasi resmi dari Pertamina, harga Pertamax Green juga tetap, yaitu Rp19.150 per liter, dan harga Pertamax Turbo stabil di angka Rp19.600 per liter. Untuk jenis solar, harga Dexlite dan Pertamina Dex masih masing-masing di level Rp23.700 per liter dan Rp25.200 per liter. Harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar juga tidak berubah, masing-masing tetap di angka Rp10.000 dan Rp6.800 per liter.
Keputusan ini sejalan dengan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Kepmen ESDM) No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022, yang mengatur formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran BBM. Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga kestabilan harga BBM di tengah fluktuasi ekonomi global dan memastikan akses masyarakat terhadap sumber energi.
Hingga saat ini, Pertamina masih memilih untuk tidak menyesuaikan harga BBM, meskipun ada pergeseran permintaan di pasar. Pemerintah memberikan jaminan bahwa harga BBM subsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun 2026.
Dalam konteks yang lebih luas, langkah ini diharapkan dapat mendukung daya beli masyarakat serta memberikan kepastian bagi pengguna transportasi sehari-hari. Penjagaan harga BBM juga menjadi salah satu strategi untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di masa mendatang.