Monotoneminimal.com – Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara, mengalami empat kali erupsi pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Salah satu erupsi yang tercatat menghasilkan kolom abu setinggi 700 meter di atas puncak kawah. Fenomena ini memicu peringatan bagi warga untuk menjauh dari area berbahaya.
Menurut laporan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi pertama terjadi pukul 09.52 WIT, dengan kolom abu berwarna putih hingga kelabu yang menyebar ke arah timur laut dan timur. Ketinggian kolom abu tersebut tercatat sekitar 2.025 meter di atas permukaan laut. Selama erupsi, terekam amplitudo maksimum sebesar 28 milimeter di seismogram, dengan durasi selama 1 menit 11 detik.
Erupsi terakhir pada hari yang sama terjadi sekitar pukul 18.00 WIT, namun tidak dapat diukur ketinggian kolom abunya. Meski demikian, aktivitas vulkanik ini tetap menjadi perhatian serius karena bisa membahayakan kehidupan masyarakat yang tinggal di sekitar gunung.
Dalam situasi ini, PVMBG menyarankan agar warga setempat tidak melakukan aktivitas di radius 2 kilometer dari puncak Gunung Ibu. Pihak berwenang terus memantau situasi dan kemajuan erupsi untuk memberikan informasi terkini kepada masyarakat. Kejadian ini menunjukkan perlunya kewaspadaan di daerah rawan bencana vulkanik, agar keselamatan warga bisa terjaga.