Monotoneminimal.com – Prakiraan cuaca ekstrem akan terjadi pada Minggu, 14 Juni 2026, di sejumlah wilayah Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tentang potensi hujan lebat yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor.
Dalam analisis terbaru, BMKG menyebutkan terjadinya sirkulasi siklonik di Selat Makassar yang menyebabkan terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi. Hal ini dapat memperbesar peluang terbentuknya awan hujan signifikan di jalur tersebut. BMKG memberikan perhatian khusus kepada tiga provinsi yang dinyatakan dalam status siaga, yaitu Sumatra Utara, Jawa Barat, dan Maluku Utara.
Selain itu, daerah konvergensi hujan juga terpantau di berbagai lokasi strategis, mulai dari Selat Malaka hingga perairan barat Sumatra Utara, serta di beberapa wilayah di Kalimantan dan Papua. Masyarakat, terutama yang tinggal di kawasan rawan seperti bantaran sungai dan lereng perbukitan, diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan bencana.
BMKG mengingatkan para pelancong dan masyarakat umum untuk memeriksa kondisi cuaca terkini melalui berbagai saluran resmi, termasuk aplikasi InfoBMKG. Informasi cuaca penting untuk melindungi diri dan keluarga dari dampak cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Sebagai tambahan, rincian prakiraan cuaca untuk beberapa daerah termasuk hujan petir di Medan dan hujan ringan di Jakarta, menunjukkan varian cuaca yang akan melanda seluruh Indonesia pada hari tersebut.