Monotoneminimal.com – Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) berperan aktif dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Ini dilakukan melalui penggalangan regu pemadam, penyediaan sumber air, dan peningkatan kesiapsiagaan anggotanya. Langkah tersebut merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor untuk melindungi daerah yang mendukung ketahanan pangan nasional.
Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, memimpin apel bersama tim gabungan penanganan karhutla pada tanggal 30 Oktober 2026 di Palangka Raya. Dalam kesempatan ini, Hanif menekankan perlunya sinergi antara berbagai pihak termasuk pemerintah daerah, TNI, Polri, dan Manggala Agni dalam menghadapi tantangan ini. Ia menyoroti pentingnya penanganan karhutla yang terfokus di sekitar kawasan bandar udara, serta penerapan model zonasi berbasis lanskap untuk efektivitas yang lebih baik.
Dalam upaya meminimalisir dampak terhadap produksi pangan, Hanif menjelaskan bahwa penanganan karhutla juga berkaitan erat dengan pelaksanaan Instruksi Presiden No 11/2026 tentang Penguatan Penegakan Larangan Pembukaan Lahan dengan Cara Membakar. Melalui kolaborasi ini, diharapkan pemadaman karhutla dapat lebih efektif dan menjangkau seluruh area yang terdampak.
Di Palangka Raya, sebanyak 175 regu pemadam telah dikerahkan dan dikoordinasikan oleh pemerintah provinsi. Regu-regu ini dilengkapi dengan sumber air seperti sumur bor, yang diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pemadaman. Diharapkan, melalui upaya ini, tekanan terhadap produksi pangan dapat diminimalisir dan ketahanan pangan nasional tetap terjaga.