Monotoneminimal.com – Kenduri Seni Melayu digelar di Batam, Kepulauan Riau, pada Jumat (3/7), dengan tema “Menyemai Benih Budaya, Memetik Ranggi Peradaban.” Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, berlangsung selama tiga hari, dan menampilkan beragam kegiatan seni.
Acara ini menarik perhatian masyarakat lokal dan wisatawan, menghadirkan pameran lukisan serta pertunjukan seni lainnya. Kegiatan seperti seni membatik, berpantun, dan menyanyi menjadi bagian penting dari perayaan ini. Selain itu, pertunjukan tari dari sanggar internasional juga menjadi sorotan, menunjukkan kekayaan budaya dan keragaman seni yang ada.
Dalam sambutannya, pihak Disbudpar menyatakan bahwa acara ini bertujuan untuk melestarikan dan mempromosikan budaya Melayu, sekaligus menggugah minat masyarakat dalam memahami pentingnya warisan budaya. Tojo, kepala Disbudpar, menjelaskan bahwa mereka berharap kegiatan ini dapat menjadikan Batam sebagai destinasi seni dan budaya yang lebih dikenal, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Kenduri Seni Melayu ini menjadi platform untuk menggali potensi kreatif para seniman lokal, serta memperkuat ukhuwwah antar komunitas seni. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat menciptakan kolaborasi yang lebih luas antar seniman, baik di dalam maupun luar negeri.
Melalui acara ini, pemerintahan setempat berkomitmen untuk terus menyokong perkembangan seni dan budaya di Batam, mengingat peran pentingnya dalam membangun identitas dan karakter masyarakat. Penyelenggaraan Kenduri Seni Melayu diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang dapat dinikmati oleh semua lapisan masyarakat.