08 April 2026 – Sporting CP vs Arsenal berakhir dengan kemenangan tipis tim tamu setelah Kai Havertz mencetak gol pada masa injury time dan membawa Arsenal unggul 1-0 pada leg pertama perempat final Liga Champions di Estadio Jose Alvalade, Lisbon. Hasil itu memberi tim asuhan Mikel Arteta modal awal yang penting setelah mereka datang dengan catatan dua kekalahan beruntun di ajang domestik, sementara Sporting sebelumnya belum terkalahkan di kandang Eropa musim ini.
Laga berjalan ketat sejak menit awal dan lebih banyak diwarnai duel taktis ketimbang peluang bersih. Sporting sempat mengancam lebih dulu ketika tembakan Maximiliano Araujo dibelokkan David Raya ke mistar, lalu Arsenal membalas melalui sundulan Noni Madueke yang juga membentur mistar. Setelah turun minum, Arsenal sempat merasa unggul lewat penyelesaian Martin Zubimendi, tetapi gol itu dibatalkan setelah tinjauan VAR menemukan offside dalam proses serangan.
Pergantian pemain kemudian menjadi pembeda saat laga tampak mengarah pada hasil imbang. Havertz masuk menggantikan Martin Odegaard pada menit ke-70, sebelum menuntaskan umpan Gabriel Martinelli pada menit 90+1 untuk memecah kebuntuan. UEFA menetapkan Raya sebagai Player of the Match karena sejumlah penyelamatan pentingnya, termasuk ketika Sporting meningkatkan tekanan pada fase akhir pertandingan.
Sesudah laga, Havertz menyebut kemenangan tersebut sebagai titik balik yang dibutuhkan Arsenal setelah periode buruk dalam dua laga domestik terakhir. Arteta, manajer Arsenal, memuji dampak para pemain pengganti dan menilai momen akhir pertandingan menjadi penentu dalam duel yang berjalan sangat taktis. Di sisi lain, Rui Borges, pelatih Sporting CP, sebelumnya menegaskan timnya tetap percaya bisa membuat sesuatu yang istimewa di kompetisi Eropa musim ini.
Keunggulan satu gol jelas belum menutup persaingan. Namun bagi Arsenal, hasil di Lisbon memberi suntikan kepercayaan diri dan posisi lebih baik jelang leg kedua di London pekan depan. Sporting masih punya ruang untuk membalas, sehingga pertemuan berikutnya diperkirakan tetap berjalan rapat dengan selisih agregat yang masih sangat tipis.