Monotoneminimal.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia telah merancang empat agenda strategis untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah ekonomi global pada awal tahun 2026. Inisiatif ini bertujuan untuk memperluas peluang investasi dan perdagangan serta menjaga ketahanan ekonomi nasional.
Keempat agenda tersebut meliputi partisipasi dalam World Economic Forum (WEF) di Davos, penyelenggaraan ASEAN Business Advisory Council (ABAC) Business Conference, Jakarta Food Security Summit, serta Indonesia Economic Outlook. Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menekankan pentingnya kehadiran Indonesia di WEF yang akan berlangsung dari tanggal 19 hingga 23 Januari 2026. Forum ini dianggap sebagai platform vital untuk mempromosikan investasi dan perdagangan di tingkat global.
Anindya menyatakan, “Davos sangat mendukung untuk memperkenalkan potensi investasi dan perdagangan Indonesia kepada dunia, terutama dalam situasi geopolitik yang semakin kompleks.” Dengan kehadiran sekitar 70 pemimpin negara dan lebih dari 3.000 tokoh global, WEF diharapkan menjadi sarana strategis bagi Indonesia untuk menempatkan dirinya di tengah kekuatan ekonomi dunia seperti Amerika Serikat dan China.
Agenda lainnya adalah Jakarta Food Security Summit yang dijadwalkan pada 20-21 Mei 2026, yang akan membahas isu ketahanan pangan dan energi. Sementara itu, ABAC Business Conference akan diselenggarakan pada 7-9 Februari 2026, menjadi kesempatan penting bagi Indonesia untuk menyampaikan panduan dan aspirasi di kawasan Asia Pasifik.
Terakhir, Indonesia Economic Outlook akan diadakan pada 15 Januari 2026 di Menara Kadin Indonesia. Forum ini diharapkan akan menjadi acuan bagi dunia usaha dalam merumuskan strategi menghadapi berbagai tantangan ekonomi di tahun 2026, termasuk proyeksi ekonomi global dan minat investor asing.