Monotoneminimal.com – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengeluarkan imbauan untuk seluruh warga negara Indonesia (WNI) di Arab Saudi agar tetap waspada. Peringatan ini muncul setelah terjadinya serangan drone yang diduga dilakukan oleh kelompok Houthi dari Yaman, yang memengaruhi kondisi keamanan di wilayah tersebut.
Menurut Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, otoritas Arab Saudi telah mengeluarkan peringatan terhadap potensi bahaya keamanan yang dapat terjadi di sejumlah lokasi krusial, termasuk Mekah, Jeddah, dan Taif. Heni mengingatkan WNI untuk mengikuti arahan resmi dari pemerintah Arab Saudi guna menjaga keselamatan.
Pada Selasa, 15 September, pemerintah setempat sempat meminta masyarakat untuk tetap berada di dalam ruangan dan menghindari kerumunan, demi mengurangi risiko. Meskipun situasi ini menyebabkan ketegangan, Dinas Pertahanan Sipil Arab Saudi kemudian menyatakan bahwa keadaan darurat telah berakhir, dan aktivitas masyarakat dapat kembali normal, dengan catatan tetap mematuhi protokol keamanan.
Heni memastikan bahwa tidak ada laporan mengenai WNI yang terdampak langsung akibat insiden tersebut. Keduanya, perwakilan RI di Arab Saudi dan otoritas setempat, terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan situasi.
Laporan dari Koalisi untuk Pemulihan Legitimasi di Yaman juga mengonfirmasi bahwa pasukan pertahanan udara Arab Saudi berhasil mencegat drone Houthi yang terbang menuju selatan Mekah pada waktu setempat. Insiden ini merupakan upaya kedua memperdebatkan wilayah Mekah setelah ancaman serupa yang terjadi pada Juli 2017. Di sisi lain, Houthi membantah telah meluncurkan ancaman ke Mekah atau situs suci lainnya di Arab Saudi.
![[original_title]](https://monotoneminimal.com/wp-content/uploads/1789552305_f80a6083992832ce056b.jpeg)