Site icon monotoneminimal.com

Warga Manado Meninggal Dunia Akibat Gempa Bumi Terbaru

[original_title]

Monotoneminimal.com – Sebuah gempa bermagnitudo 7,6 mengguncang Kota Manado, Sulawesi Utara, pada hari ini, 2 April, pukul 05.48 WIB. Akibat dari bencana ini, seorang warga ditemukan meninggal di antara reruntuhan Gedung Koni di lapangan olahraga Sario. Tim gabungan dan masyarakat setempat segera melakukan evakuasi terhadap korban.

Berdasarkan laporan sementara hingga pukul 08.00 WIB, kerusakan infrastruktur juga terjadi di beberapa wilayah. Di Kecamatan Pulau Batang Dua, sebuah tempat ibadah mengalami kerusakan, sementara dua rumah di Kelurahan Ganbesi, Kecamatan Ternate Selatan, juga terkena dampak. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyatakan bahwa guncangan gempa terasa sangat kuat di Kota Bitung dan Ternate, menyebabkan kepanikan yang mendesak masyarakat keluar dari rumah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan dinas terkait saat ini berfokus pada monitoring dan penanganan darurat. Gempa ini juga menyebabkan terjadinya tsunami dengan ketinggian bervariasi di beberapa lokasi, termasuk Halmahera Barat dengan ketinggian 0,3 meter, dan Minahasa Utara dengan 0,75 meter. BMKG mengingatkan masyarakat di wilayah pesisir untuk tetap waspada, mengingat gelombang pertama tidak selalu yang terbesar.

Hasil monitoring menunjukkan adanya 11 gempa susulan (aftershock) setelah kejadian utama, dengan magnitudo tertinggi mencapai 5,5. Dua gempa susulan signifikan terjadi beberapa menit setelah kejadian utama, tetapi tidak berpotensi tsunami. BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menjauhi area berisiko serta mematuhi informasi resmi tentang situasi terkini. Pendataan terhadap dampak bencana ini masih berlangsung dan akan diperbarui secara berkala oleh pihak berwenang.

Exit mobile version