Monotoneminimal.com – Union Saint-Gilloise berhasil menghentikan tren negatif di Liga Champions setelah meraih kemenangan 1-0 atas Galatasaray di Istanbul. Pertandingan ini berlangsung pada Rabu malam, di mana gol tunggal dari striker timnas Kanada, Promise David, menjadi penentu hasil laga.
David mencetak gol pada menit ke-57 setelah menerima umpan tarik dari Adem Zorgane, yang menjadi salah satu dari sedikit peluang bersih yang terjadi dalam pertandingan ketat ini. Kedua tim telah berupaya mencetak gol di babak pertama melalui set piece dan tembakan jarak jauh, namun belum menghasilkan gol. Galatasaray sempat mengancam ketika tembakan Gabriel Sara dari jarak 25 yard menghantam tiang gawang, sedangkan kapten Union, Christian Burgess, membalas dengan sundulan yang membentur mistar.
Galatasaray tampak kehilangan kreativitas tanpa kehadiran Victor Osimhen, top skor Liga Champions, yang absen karena cedera. Pemain seperti Ilkay Gundogan dan Leroy Sane juga tidak mampu tampil optimal, sedangkan Mauro Icardi kesulitan menemukan ruang untuk menciptakan peluang.
Di menit-menit akhir, Galatasaray hampir menyamakan kedudukan, tetapi sundulan Sara berhasil ditepis oleh kiper Union, Kjell Scherpen. Upaya mereka semakin terhalang setelah Arda Unyay mendapat kartu kuning kedua, menjadikan tim tuan rumah harus bermain dengan sepuluh pemain.
Kemenangan ini menjadi dorongan besar bagi Union Saint-Gilloise yang sebelumnya mengalami tiga kekalahan beruntun. Dengan hasil ini, tim Belgia naik menjadi enam poin, sementara Galatasaray tetap dengan sembilan poin setelah lima pertandingan. Dengan dua laga tersisa, peluang untuk bersaing di fase grup Liga Champions kembali terbuka bagi kedua klub.
![[original_title]](https://monotoneminimal.com/wp-content/uploads/1764107679_e8f8d64102784ce2bc7c.jpg)