Monotoneminimal.com – Penjualan mencapai Rp1,9 miliar pada hari pertama pameran International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2026 menjadi bukti bahwa kualitas produk UMKM yang dibina oleh PT Pertamina (Persero) semakin kuat. Kegiatan ini berlangsung di Jakarta dari 4 hingga 8 Februari 2026, dan mencerminkan upaya berkelanjutan Pertamina dalam mendukung pengembangan UMKM.
Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication Pertamina, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari pembinaan yang terarah. Ia menuturkan, “Angka ini menunjukkan bahwa UMKM kami mampu bersaing dan memenuhi kebutuhan pasar baik nasional maupun global.” Dalam kesempatan ini, sekitar 200 UMKM mitra binaan Pertamina juga berkesempatan untuk memasuki pasar internasional.
Kehadiran para pelaku UMKM di Inacraft bukan hanya difokuskan pada transaksi penjualan, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi dan sosial berkelanjutan. Minister Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menggarisbawahi pentingnya pameran ini sebagai wahana yang mempertemukan tradisi dengan inovasi. Menurut data BPS, subsektor kriya menjadi penyumbang ekspor terbesar kedua di sektor ekonomi kreatif Indonesia dengan nilai mencapai 12,03 miliar dolar AS pada periode Januari—November 2025.
Salah satu wirausaha perempuan, Novita Hermawan dari Agrominafiber Handicraft, menjelaskan bahwa produknya mencakup dekorasi rumah dari serat alam yang diekspor secara rutin ke Amerika Serikat. Ia mengakui, keikutsertaan dalam Inacraft yang difasilitasi Pertamina telah mendukung networking dan branding usahanya.
Melalui kegiatan ini, Pertamina berkomitmen untuk memberdayakan wirausaha perempuan dan meningkatkan kapasitas UMKM agar dapat bersaing di tingkat global.