Site icon monotoneminimal.com

Transformasi Digital UMKM: Membangun Ekonomi Baru di E-Commerce

[original_title]

Monotoneminimal.com – Perekonomian Sulawesi Selatan mengalami pertumbuhan yang signifikan berkat digitalisasi, terutama dalam kalangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dengan lebih dari 84.280 UMKM di Makassar yang berpartisipasi di platform e-commerce, perubahan ini menunjukkan bahwa kehadiran digital kini menjadi kebutuhan bagi pelaku usaha lokal.

Salah satu contoh sukses adalah Wawan, seorang pengusaha gula aren yang memanfaatkan fitur-fitur di platform Shopee. Melalui alat analitik, ia dapat memantau penjualannya sehari-hari dan merumuskan strategi efektif untuk meningkatkan penjualannya. Dalam enam bulan terakhir, ia mencatatkan pengiriman hingga 6.000 paket, dengan rata-rata pengiriman harian berkisar antara 100 hingga 200 paket.

Dukungan dari pemerintah setempat juga sangat penting dalam proses transformasi ini. Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pemprov dan Shopee untuk membantu UMKM dalam pemasaran produk secara digital. Program pelatihan yang berupa Kampus UMKM Shopee juga telah hadir di Makassar untuk meningkatkan keterampilan bisnis digital.

Digitalisasi tidak hanya terbatas pada penjualan produk, tetapi juga mencakup sistem pembayaran. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulsel mencatat pertumbuhan signifikan pengguna QRIS di kalangan UMKM, mencapai 158.590 merchant. Hal ini memberikan kemudahan transaksi dan efisiensi sistem pembayaran.

Di tingkat nasional, Kementerian Perdagangan dan Kementerian UMKM terus berupaya mendorong digitalisasi UMKM melalui program-program inovatif. Dalam semester pertama 2026, Shopee telah memberikan dukungan lebih dari Rp100 miliar untuk usaha lokal, meningkatkan akses pasar serta keterampilan digital. Langkah-langkah ini mempertegas bahwa transformasi digital merupakan kunci untuk membawa UMKM Sulsel ke level yang lebih tinggi di tengah kompetisi ekonomi yang semakin ketat.

Exit mobile version