Monotoneminimal.com – Pembangunan Jembatan Garuda di Kampung Mayak, Desa Baros, Kabupaten Serang, Banten, dilakukan oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 0602/Serang untuk meningkatkan aksesibilitas warga dan menopang pertumbuhan ekonomi lokal. Pada Senin (9/3), Komandan Kodim, Kolonel Arm Oke Kristiyanto, menjelaskan bahwa jembatan ini sepanjang 25 meter dan lebar 2 meter merupakan bagian dari program nasional yang mengembangkan 200 titik Jembatan Garuda dengan tema TNI Hadir untuk Rakyat.
Menurut Oke, jembatan baru ini menghubungkan warga Kampung Mayak langsung ke Pasar Baros, sehingga mereka tidak lagi harus menempuh jarak jauh dengan rute yang menyulitkan. “Kami berharap dengan akses lebih dekat, perekonomian warga akan semakin berkembang,” ungkapnya.
Sebelumnya, jembatan di lokasi tersebut rusak total pada tahun 2002, dan warga terpaksa menggunakan jembatan bambu yang tidak aman. Oke menambahkan bahwa keberadaan jembatan permanen ini juga meningkatkan keamanan, terutama bagi anak-anak sekolah yang sebelumnya harus berisiko saat menyebrang.
Sekretaris Daerah Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana, memberikan apresiasi terhadap usaha TNI AD dalam membangun infrastruktur dasar, yang sangat penting bagi kondisi geografis daerah yang banyak dipisahkan oleh sungai. Ia menekankan bahwa pemerintah daerah akan melengkapi fasilitas yang telah dibangun, terutama dalam peningkatan akses jalan menuju pasar.
Kepala Kejaksaan Negeri Serang, IG. Punia Atmaja NR, juga meminta masyarakat untuk menjaga fasilitas tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu lama. Selain di Baros, pembangunan serupa juga dilakukan di Kecamatan Cinangka dan jembatan beton di Kecamatan Kibin untuk memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Serang.
![[original_title]](https://monotoneminimal.com/wp-content/uploads/IMG-20260309-WA0017_1.jpg)