Monotoneminimal.com – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengumumkan bahwa penjualan tiket kereta cepat Whoosh mencapai sekitar 12 ribu tiket hingga Minggu siang, tepat satu minggu setelah Idul Fitri 1447 Hijriah atau H+7 Lebaran 2026. Manajer Komunikasi Perusahaan KCIC, Emir Monti, menyatakan bahwa jumlah tersebut diperkirakan akan terus meningkat, dengan proyeksi mencapai 20 ribu penumpang pada malam hari.
Emir menjelaskan bahwa tiket yang terjual berasal dari rute Bandung dan Jakarta, dan penjualan akan berlanjut hingga keberangkatan terakhir pukul 21.23 WIB dari Stasiun Padalarang. Dia juga memprediksi lonjakan penumpang akan terjadi dari arah Bandung menuju Jakarta pada hari itu, mengingat berakhirnya momen libur Lebaran dan kebijakan bekerja dari mana saja.
Untuk menghadapi peningkatan jumlah penumpang, KCIC telah menyiapkan berbagai fasilitas. Ini mencakup peningkatan layanan di stasiun dan di dalam kereta, serta integrasi moda transportasi agar aksesibilitas perjalanan penumpang menjadi lebih baik. KCIC juga mengoptimalkan layanan intermoda di semua stasiun, termasuk koneksi dengan kereta feeder dan transportasi daring.
Di area stasiun, KCIC menyediakan berbagai fasilitas, seperti ruang tunggu reguler dan VIP, mushala, dan fasilitas inklusivitas, termasuk ruang menyusui dan toilet disabilitas. Penumpang juga dapat menikmati fasilitas pendukung seperti WiFi gratis, water station, serta area bermain anak dan hiburan di stasiun.
Untuk memastikan kenyamanan penumpang, KCIC melakukan penguatan dalam sumber daya manusia, termasuk petugas layanan dan keamanan yang telah menjalani pemeriksaan kesehatan. Kereta Whoosh, yang merupakan kereta cepat pertama di Indonesia dan Asia Tenggara, beroperasi dengan kecepatan hingga 350 kilometer per jam, melayani rute Jakarta-Bandung dengan empat stasiun utama.