Monotoneminimal.com – Suasana duka mendalam menyelimuti keluarga korban tabrakan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi. Pada Selasa, 28 April 2026, sepuluh jenazah telah teridentifikasi dan diserahkan kepada keluarga di ruang jenazah RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Kecelakaan tersebut melibatkan kereta api KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Cikarang Line, yang menyebabkan kejadian tragis ini. Berdasarkan informasi awal, kereta KA Argo Bromo melaju dengan kecepatan 110 km per jam saat bertabrakan, yang berakibat fatal bagi para penumpang.
Keluarga yang hadir di rumah sakit terlihat sangat emosional, menunggu proses penyerahan jenazah. Banyak dari mereka yang tidak dapat menahan tangis, terutama ketika memastikan bahwa anggota keluarga mereka adalah salah satu dari sepuluh korban jiwa. Proses identifikasi berlangsung di ruang yang telah disediakan pihak rumah sakit, yang tampak ramai dikunjungi keluarga para korban.
Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati menyampaikan bahwa semua jenazah telah menjalani autopsi dan proses identifikasi secara prosedural. Beliau juga mengungkapkan rasa duka cita dan empati kepada keluarga yang ditinggalkan.
Kejadian ini menjadi pukulan berat bagi masyarakat di sekitar, mengingat keselamatan transportasi publik menjadi sorotan utama pasca insiden ini. Para petugas sedang menyelidiki penyebab pasti dari kecelakaan tersebut untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang. Diharapkan langkah-langkah perbaikan segera diambil agar keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas.
![[original_title]](https://monotoneminimal.com/wp-content/uploads/tangis-keluarga-pecah-10-jenazah-korban-tabrakan-kereta-diserahkan-di-rs-polri-kramat-jati-ocr.jpg)