Monotoneminimal.com – Kota Semarang berhasil meraih predikat sebagai Kota Transformer Nasional berkat kepemimpinan Wali Kota Agustina Wilujeng. Penghargaan ini disampaikan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya, dalam Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang berlangsung di Medan pada Rabu, 1 Juli 2023. Pengakuan ini mencerminkan pencapaian signifikan dalam transformasi tata kelola pemerintahan, penguatan kemandirian fiskal, serta peningkatan iklim investasi yang berujung pada pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Wakil Menteri Bima Arya menjelaskan bahwa Semarang menjadi teladan dalam melakukan transformasi struktural yang sukses. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Agustina, tingkat Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota ini mengalami lonjakan, mengurangi ketergantungan pada transfer dana dari pemerintah pusat. Data menunjukkan bahwa Semarang menempati peringkat kedua nasional untuk rasio PAD terhadap total pendapatan antara tahun 2022 hingga 2026, dengan capaian 63,26 persen, yang menunjukkan kemandirian fiskal yang semakin kuat.
Kinerja fiskal Semarang tercatat terus meningkat, di mana nilai PAD diperkirakan akan tumbuh dari Rp2,85 triliun pada 2022 menjadi Rp4,18 triliun pada 2026. Rasio PAD terhadap total pendapatan juga menunjukkan tren positif dengan kenaikan dari 53,46 persen menjadi 74,83 persen, menandakan fondasi keuangan yang semakin kokoh.
Wali Kota Agustina mengungkapkan bahwa penghargaan ini adalah hasil kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah yang terus melakukan reformasi birokrasi, memperkuat pelayanan publik, dan memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan.
![[original_title]](https://monotoneminimal.com/wp-content/uploads/IMG-20260702-WA0006.jpg)