Site icon monotoneminimal.com

Sebagian Besar TPA di Riau Masih Pakai Open Dumping Sampah

[original_title]

Monotoneminimal.com – Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Moh. Jumhur Hidayat menekankan perlunya percepatan penerapan teknologi methane capture dan Refuse Derived Fuel (RDF) untuk mengatasi masalah pengelolaan sampah di Provinsi Riau. Dalam sebuah pernyataan pada Rabu (6/5/2026), Jumhur menyatakan harapannya agar inisiatif ini segera berhasil diimplementasikan dan bermanfaat bagi masyarakat.

Jumhur menjelaskan pentingnya pemanfaatan sampah plastik, yang sebagian diharapkan dapat digunakan kembali (reuse) dan sebagian lainnya bisa diolah menjadi energi melalui teknologi RDF. Ia menegaskan, pihaknya akan merencanakan pertemuan bersama para pemangku kepentingan untuk membahas langkah-langkah konkret dalam pengelolaan sampah.

Fokus utama penanganan sampah adalah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Muara Fajar II, yang saat ini masih menggunakan metode open dumping. Menurut Jumhur, praktik open dumping harus dihentikan secara bertahap, dan pengelolaan sampah perlu ditata ulang sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Pentingnya inovasi dalam pengelolaan sampah menjadi semakin jelas, mengingat dampak negatif yang dapat ditimbulkan oleh metode yang tidak ramah lingkungan. Oleh karena itu, upaya untuk mentransformasi cara pengelolaan sampah menjadi lebih efisien dan ramah lingkungan adalah langkah yang sangat dibutuhkan. Dengan mengedepankan teknologi modern, diharapkan Riau dapat mencapai pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan ke depannya.

Exit mobile version