Monotoneminimal.com – Penelitian terkini menunjukkan bahwa sari lemon dapat memberikan manfaat signifikan dalam mengendalikan lonjakan gula darah setelah mengkonsumsi makanan. Studi yang dipublikasikan dalam European Journal of Nutrition menemukan bahwa sari lemon dapat mengurangi lonjakan gula darah hingga 30% setelah makan roti putih, serta menunda puncaknya lebih dari setengah jam.
Studi ini dipimpin oleh Daniela Freitas, Ph.D. dari University of Paris-Saclay. Relawan yang mengonsumsi roti putih dengan perasan sari lemon menunjukkan peningkatan kadar glukosa yang lebih lambat dibandingkan dengan mereka yang hanya meminum air putih. Hal ini terjadi karena sifat asam dari lemon memengaruhi enzim alfa-amilase dalam air liur, yang berfungsi untuk memecah pati di mulut. Ketika rongga mulut menjadi lebih asam, aktivitas enzim ini menurun, sehingga proses glukosa masuk ke aliran darah menjadi lebih lambat.
Hasil pemindaian lambung menunjukkan bahwa volumenya meningkat sekitar 1,5 kali lipat setelah mengonsumsi air lemon, yang mempercepat pengosongan lambung. Selain itu, penggunaan lemon utuh, termasuk seratnya, memberikan manfaat tambahan dalam memperlambat keluarnya karbohidrat ke usus.
Para ahli merekomendasikan konsumsi lemon bersamaan dengan makanan berkarbohidrat untuk memaksimalkan manfaatnya, seperti menambahkannya ke dalam air hangat atau yogurt. Namun, ada beberapa peringatan yang perlu diperhatikan, termasuk risiko kerusakan enamel gigi dan pentingnya tidak mengandalkan lemon sebagai pengganti obat diabetes.
Penelitian ini memberikan harapan bahwa perubahan kecil dalam pola makan bisa membantu mengelola kadar gula darah dengan lebih baik, tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memastikan efektivitasnya bagi penderita diabetes.