Monotoneminimal.com – Sejumlah saham mengalami kenaikan signifikan di Bursa Efek Indonesia (BEI) meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan pada periode 2 hingga 6 November 2026. Saham PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) menjadi sorotan utama setelah meraih lonjakan harga hingga 190,91%. Harga saham MKNT meloncat dari Rp11 menjadi Rp32 per saham, menempatkannya di posisi teratas dalam daftar saham dengan penguatan terbesar.
Selain MKNT, saham lainnya juga menunjukkan kinerja positif. AIMS menduduki posisi kedua dengan kenaikan 125,96%, dari Rp520 menjadi Rp1.175 per saham. Sementara itu, saham TMPO (Tunas Dinamika) mengalami penguatan sebesar 56,99%, naik dari Rp186 menjadi Rp292. Saham YUPI turut mencatatkan kenaikan 51,20%, dari Rp830 menjadi Rp1.255.
Beberapa saham lain yang mengalami peningkatan mencolok termasuk BAJA dengan kenaikan 21,05% menjadi Rp184, dan KINO yang naik 20,77% menjadi Rp1.570. Saham BOBA, AKPI, BREN, dan KSIX juga mencatatkan kenaikan yang signifikan, masing-masing di atas 17%.
Namun, di tengah kinerja positif beberapa saham, terdapat juga emiten yang mengalami tekanan. PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE) tercatat sebagai saham dengan penurunan harga terdalam, merosot sebesar 29,91% dari Rp2.190 menjadi Rp1.535 per saham. Penurunan ini menunjukkan kerentanan di beberapa bagian pasar saham di BEI.
Perkembangan ini mencerminkan dinamika pasar yang beragam, di mana investor harus tetap waspada terhadap pergerakan saham saat IHSG mengalami fluktuasi.
![[original_title]](https://monotoneminimal.com/wp-content/uploads/ini-deretan-saham-paling-cuan-dan-tertekan-saat-ihsg-sepekan-013-nnz.jpeg)