Monotoneminimal.com – Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga merupakan CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa pemerintah menargetkan anggaran sebesar Rp1 triliun dari dana tanggung jawab sosial (CSR) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk pembangunan hunian dan fasilitas pendukung pascabencana. Dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto yang disiarkan langsung pada hari Kamis di Jakarta, Rosan menyatakan, “Kami pada saat ini sudah menargetkan untuk pengeluaran dari CSR seluruh BUMN kurang lebih kita anggarkan Rp1 triliun.”
Rosan menjelaskan bahwa realisasi dana yang telah dikeluarkan mencapai sekitar Rp655 miliar. Dana ini digunakan untuk pembiayaan pembangunan Rumah Hunian Danantara, yang fasilitasnya mencakup dapur umum, toilet, musala, jaringan Wi-Fi, serta ruang bermain anak. Kolaborasi BUMN melalui CSR memungkinkan pemerintah untuk beroperasi lebih cepat tanpa harus menunggu proses anggaran yang panjang.
Sementara itu, pembangunan Rumah Hunian Danantara dilakukan di lahan milik PTPN yang telah dibersihkan, dengan pengerjaan berlangsung selama 24 jam. Saat ini, terdapat 600 unit hunian yang terletak di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Penyerahan unit-unit tersebut dijadwalkan akan dilakukan pada 8 Januari 2026. Dalam jangka waktu tiga bulan ke depan, Danantara menargetkan untuk membangun total 15.000 unit hunian yang akan tersebar di tiga provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Dengan langkah ini, diharapkan proses pemulihan dari bencana dapat berjalan lebih efektif dan efisien, memberikan fasilitas yang memadai bagi masyarakat yang terdampak.