Monotoneminimal.com – Sebuah insiden kesehatan melibatkan 88 SEOUL, sebuah restoran Korea di Bandung, setelah sejumlah pelanggan melaporkan berbagai gangguan kesehatan usai menyantap makanan di tempat tersebut. Keluhan yang diterima meliputi diare, mual, muntah, nyeri perut, demam, dan menggigil.
Kasus ini mencuat di media sosial, di mana banyak pelanggan membagikan pengalaman mereka, termasuk beberapa yang harus menjalani perawatan di rumah sakit karena gejala yang parah. Berdasarkan informasi yang beredar, jumlah konsumen yang mengalami keluhan mencapai sekitar 284 orang, meskipun angka ini belum mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak berwenang.
Dugaan adanya keracunan makanan ini terjadi pada periode 2 hingga 4 Oktober 2026. Salah seorang pelanggan melaporkan bahwa ia mengalami diare berulang, demam tinggi, dan menggigil setelah menikmati hidangan pada 3 Oktober. Keluhan paling umum berfokus pada diare parah, dengan beberapa konsumen menginginkan penanganan medis segera.
Menghadapi situasi ini, Dinas Kesehatan Kota Bandung telah turun tangan untuk melakukan investigasi terhadap restoran tersebut. Kepala Dinas Kesehatan, Soni Adam, menegaskan bahwa pihaknya masih dalam proses penyelidikan dan belum bisa memastikan jumlah total pelanggan yang terdampak ataupun penyebab pasti dari gangguan kesehatan yang dialami.
Dengan demikian, masyarakat diminta menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang sebelum mengambil kesimpulan mengenai hubungan antara kesehatan konsumen dan makanan yang dikonsumsi di 88 SEOUL. Investigasi ini diharapkan dapat memberikan kejelasan dan memastikan keamanan bagi para konsumen di masa mendatang.
![[original_title]](https://monotoneminimal.com/wp-content/uploads/ratusan-orang-diduga-keracunan-usai-makan-di-sebuah-resto-korea-di-bandung-wzn.jpg)