Monotoneminimal.com – Xu Bo, miliarder yang dijuluki raja game China, saat ini terlibat dalam perseteruan hukum dengan mantan pasangannya, Tang Jing. Xu menuntut Tang sebesar 300 juta yuan, yang setara dengan lebih dari Rp704 miliar, terkait transfer yang dilakukannya selama masa hubungan mereka. Kasus ini mengguncang publik karena tuduhan yang muncul dari kedua belah pihak.
Menurut laporan, Xu dan Tang bertemu melalui situs perjodohan pada tahun 2009 dan menjalani kehidupan bersama selama 14 tahun meskipun tidak pernah menikah secara resmi. Tuntutan Xu berlandaskan apa yang ia sebut sebagai “perjanjian hubungan” yang mereka buat selama bersama. Ini menunjukkan niatnya untuk menegaskan hak hukum atas bantuan finansial yang diberikan selama hubungan mereka.
Di sisi lain, Tang memunculkan isu serius dengan menuduh Xu memiliki lebih dari 300 anak. Tuduhan ini tidak hanya menarik perhatian pada konflik pribadi mereka, tetapi juga menyentuh isu sosial yang lebih luas terkait poligami dan eksploitasi hubungan di kalangan elit. Para pakar hukum berpendapat bahwa perseteruan ini dapat menciptakan preseden untuk klaim-klaim serupa mengenai hubungan informal dan hak orang tua di China.
Kasus ini menyoroti dinamika kompleks dalam hubungan modern dan menimbulkan kekhawatiran tentang misogini di kalangan kelas atas. Dengan semakin banyaknya perhatian yang diterima, publik menantikan perkembangan selanjutnya dari persidangan ini dan bagaimana implikasinya terhadap hukum percintaan dan tanggung jawab di negara tersebut.
![[original_title]](https://monotoneminimal.com/wp-content/uploads/raja-game-china-tuntut-mantan-pasangan-rp704-miliar-tapi-dituduh-balik-miliki-300-anak-mqk.jpg)