Monotoneminimal.com – PSM Makassar saat ini berada dalam tekanan setelah mengalami tiga kekalahan berturut-turut di kompetisi Super League musim ini. Pelatih Juku Eja, Tomas Trucha, mendesak timnya untuk segera bangkit dan menghentikan tren negatif tersebut pada pertandingan yang akan datang. Kekalahan terakhir mereka terjadi saat melawan Borneo FC, sebelumnya mereka juga menelan kekalahan dari Malut United dan Persib Bandung, yang mengakibatkan PSM terjebak di posisi tengah klasemen dengan 19 poin dari 16 laga.
Melihat situasi ini, Trucha menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja tim. Dia menyoroti kesalahan berulang yang terjadi, terutama di lini depan, di mana peluang yang ada tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal. Dikatakan Trucha, tim sebenarnya memiliki momen untuk mencetak gol, tetapi langkah penyelesaian akhir yang buruk menjadi penyebab utama kegagalan tersebut.
“Proses latihan harus ditingkatkan. Kami perlu menganalisis kesalahan dan bekerja lebih baik lagi,” ungkap Trucha. Meskipun Trucha menilai ada kemajuan dalam permainan tim, ketidakmampuan menjaga fokus di lini pertahanan dan kurangnya konversi peluang menjadi gol tetap menjadi tantangan.
Kedepannya, PSM akan menghadapi ujian berat melawan Bali United di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, pada Jumat (9/1) pukul 19.00 WIB. Pertandingan kandang ini menjadi kesempatan krusial untuk membuktikan kemampuan tim dalam menghadapi tekanan dan meraih poin maksimal demi memperbaiki posisi klasemen. Trucha berharap timnya dapat menerapkan pelajaran dari laga-laga sebelumnya dan tampil lebih tajam dalam menyerang serta lebih solid di pertahanan.