Monotoneminimal.com – Pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah tokoh nasional pada Jumat malam (30/1/2026) mendapat klarifikasi dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Dalam penjelasannya, Prasetyo menegaskan bahwa tokoh-tokoh yang hadir dalam pertemuan tersebut bukanlah wakil dari oposisi, melainkan merupakan tokoh masyarakat yang diundang untuk berdialog tentang program-program pemerintah.
Tanya jawab dengan media berlangsung di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu malam (31/1/2026). Prasetyo mengonfirmasi bahwa tidak ada satu pun tokoh yang mengusung agenda oposisi dalam diskusi tersebut. Dia menekankan bahwa dialog tersebut bertujuan untuk memperkuat kerjasama dan membawa masukan bagi kepentingan masyarakat.
“Ndak, ndak ada yang oposisi,” ucap Prasetyo dengan tegas saat ditanya mengenai isu tersebut. Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa Presiden Prabowo ingin mendengarkan aspirasi dari berbagai pihak, dan memaparkan prioritas serta program yang telah dijalankan dalam lebih dari satu tahun kepemimpinannya.
Prasetyo menggambarkan suasana pertemuan yang terbuka dan dialogis, di mana Presiden Prabowo menjelaskan program-program yang berorientasi pada kepentingan rakyat, bangsa, dan negara. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjalin komunikasi yang baik dengan semua elemen masyarakat, dengan harapan semua pihak dapat berkontribusi dalam pembangunan Indonesia ke depan.
Melalui klarifikasi ini, Mensesneg berharap masyarakat mendapatkan gambaran yang jelas mengenai pertemuan penting tersebut. Dialog dengan tokoh masyarakat diharapkan dapat memperkuat kolaborasi demi kemajuan dan kesejahteraan yang lebih baik bagi seluruh warga negara.
![[original_title]](https://monotoneminimal.com/wp-content/uploads/mensesneg-soal-pertemuan-prabowo-dengan-tokoh-nasional-ndak-ada-yang-oposisi-evr.jpg)