Monotoneminimal.com – Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) sedang mengembangkan penyelidikan kasus kejahatan siber yang melibatkan pelaku dari Kabupaten Sidrap. Kasus ini mencuat setelah penangkapan salah seorang pelaku oleh Polda Jawa Barat, yang juga mencakup dugaan keterlibatan oknum polisi dalam menerima aliran dana dari jaringan tersebut.
Penyidik Polda Jawa Barat melakukan penangkapan awal, yang kemudian mendorong Polda Sulsel untuk meneliti jaringan lebih luas. Kombes Didik Supranoto, Kabid Humas Polda Sulsel, menyatakan bahwa koordinasi intensif dilakukan antara Polda Sulsel dan Polda Jawa Barat untuk membongkar jaringan pelaku. Penyelidikan ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi korban dari wilayah Sulawesi Selatan.
Mengembangkan isu terkait dugaan setoran yang diterima oknum polisi, Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulsel telah memulai penyelidikan. Mereka menelusuri akun media sosial @TasimbungTasimbung yang mengunggah pengakuan tentang dugaan keterlibatan tersebut. Meskipun belum ada bukti kuat yang menunjukkan adanya dukungan dari anggota polisi, penyelidikan tetap berlangsung.
Didik menegaskan bahwa jika terbukti ada oknum kepolisian yang terlibat, tindakan tegas akan diberikan. Dalam upaya meningkatkan penanganan kejahatan siber, Polda Sulsel terus berusaha membongkar jaringan-jaringan kejahatan yang kian meresahkan masyarakat. Kerja sama lintas polda diharapkan dapat memperkuat upaya tersebut demi menciptakan keamanan yang lebih baik di dunia digital.
![[original_title]](https://monotoneminimal.com/wp-content/uploads/1787746487_2b50d8487f92608d3c5f.jpg)