Monotoneminimal.com – Pertamina Patra Niaga meluncurkan inovasi Sistem Inovasi Cerdas Kelola Limbah (SI CADIAK) untuk mengelola limbah secara produktif berbasis masyarakat. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberdayakan komunitas dengan memanfaatkan potensi lokal di Nagari Padang Toboh.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M. V. Dumatubun, mengungkapkan bahwa kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat dapat menciptakan solusi berkelanjutan. Program ini tidak hanya mengatasi masalah limbah, tetapi juga memberikan nilai ekonomi, memperkuat ketahanan energi melalui biogas, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Selain itu, program SI CADIAK menjadi andalan perusahaan dalam mendukung Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER).
Dalam pelaksanaannya, pendekatan inovatif ini dirancang untuk memberikan dampak positif tidak hanya di lokasi program, tetapi juga sebagai contoh bagi daerah lain. Dalam konteks ini, Pertamina Patra Niaga berfokus pada pengelolaan limbah pertanian dan peternakan, yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.
Limbah pertanian yang sebelumnya dianggap sebagai sisa kini diolah menjadi sumber daya bernilai, dengan memanfaatkan jerami dan kotoran ternak untuk produksi kompos dan bioetanol. Hasil dari program ini mencakup pengurangan emisi hingga 1.305 ton CO₂e per tahun dan peningkatan pendapatan masyarakat hingga 63 persen.
Kegiatan ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang bertujuan untuk mengurangi kemiskinan, menciptakan pekerjaan layak, serta melakukan konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Dengan demikian, inisiatif ini tidak saja memberikan manfaat lokal, tetapi juga berkontribusi pada agenda pembangunan berkelanjutan nasional.