Monotoneminimal.com – Seorang warga negara Israel, Guy Galanti, dijatuhi hukuman di Amerika Serikat setelah mengaku bersalah dalam konspirasi untuk mencuri rahasia dagang dari perusahaan teknologi semikonduktor di Arizona. Kasus ini menyoroti praktik spionase yang melibatkan Israel yang terjadi selama bertahun-tahun.
Galanti, yang berusia 48 tahun dan tinggal di Scottsdale, Arizona, menerima hukuman berupa masa tahanan yang telah dijalani ditambah tiga tahun masa percobaan, seperti yang diumumkan oleh Kantor Kejaksaan AS untuk Distrik Arizona pada Selasa. Ia telah ditahan sejak penangkapannya pada September 2025 dan mengaku bersalah pada 26 Mei 2026.
Sebagai manajer tingkat senior di Green Technology Investments (GTI), Galanti terlibat dalam usaha ilegal yang berlangsung antara Januari dan Agustus 2025. Ia berkolaborasi dengan individu lain untuk mencuri “Desain Deteksi Kaca,” sebuah sistem hak milik yang dirancang untuk membantu mesin pengujian semikonduktor dalam mendeteksi cacat mikroskopis pada wafer semikonduktor berbasis kaca, bukan silikon.
Menurut jaksa, rekan Galanti diduga mengoperasikan perusahaan di Taiwan yang bersaing langsung dengan GTI. Tindakan Galanti jelas melanggar hukum dan integritas perusahaan, sehingga menimbulkan dampak negatif bagi industri semikonduktor.
Hukuman ini diharapkan dapat menjadi peringatan bagi praktik mencuri informasi rahasia, serta memperkuat langkah penegakan hukum terhadap kegiatan spionase industri di Amerika Serikat. Kejadian ini juga mencerminkan tantangan yang dihadapi perusahaan-perusahaan teknologi dalam melindungi inovasi dan hak kekayaan intelektual mereka.
![[original_title]](https://monotoneminimal.com/wp-content/uploads/pengadilan-as-hukum-warga-israel-karena-curi-rahasia-dagang-oll.jpg)