Monotoneminimal.com – Kemenangan Timnas Prancis atas Senegal dalam laga pembuka Grup I Piala Dunia 2026 di Stadion New York, New Jersey, pada Rabu (17/6/2026) dini hari WIB, tidak terlepas dari kontroversi. Pertandingan ini dipenuhi ketegangan, terutama terkait insiden yang melibatkan bintang Prancis, Kylian Mbappe.
Insiden terjadi pada menit ke-58 dalam keadaan imbang 0-0. Mbappe, yang sedang melancarkan aksi cepat dari sisi kanan, berhasil melewati salah satu bek Senegal. Dalam upaya mengalihkan lajunya, pemain Senegal, Sadio Mane, melakukan tekel yang menyebabkan Mbappe terjatuh di dalam kotak penalti. Meskipun tayangan ulang menunjukkan adanya pelanggaran, wasit asal Australia, Alireza Faghani, mengabaikan protes tersebut dan hanya memberikan tendangan sudut bagi Prancis.
Kontroversi semakin memanas saat VAR masuk ke dalam permainan, memicu pertanyaan tentang keputusan wasit. Setelah melihat tayangan video di monitor, Faghani akhirnya memutuskan untuk memberikan penalti kepada Prancis, meskipun ini merupakan sebuah kejutan bagi banyak pihak.
Pertandingan berlanjut dengan Prancis akhirnya mengamankan kemenangan 3-1 atas Senegal, memulihkan dendam mereka setelah kekalahan di Piala Dunia 2002. Skor ini menjadi catatan bersejarah bagi Les Bleus, yang kini optimis menyongsong laga-laga selanjutnya di turnamen bergengsi ini.
Kemenangan ini tidak hanya menandai awal yang baik bagi Prancis di Piala Dunia 2026, tetapi juga menciptakan catatan penting tentang bagaimana teknologi seperti VAR dapat mempengaruhi keputusan di lapangan, yang mungkin akan terus jadi perdebatan dalam dunia sepak bola.
![[original_title]](https://monotoneminimal.com/wp-content/uploads/penalti-mbappe-ditolak-wasit-piala-dunia-2026-dicap-arogan-bjd.jpg)