Monotoneminimal.com – Pemerintah Kota Yogyakarta berkomitmen untuk mengurangi emisi dengan mengkonversi 500 unit becak motor menjadi becak listrik pada tahun 2026. Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan transportasi yang lebih ramah lingkungan dan mendukung industri pariwisata yang berkelanjutan.
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, mengungkapkan dalam workshop “Jogja Bersinar: Berwisata Nir Emisi dalam Mengurangi Pencemaran” bahwa program ini bukan hanya bertujuan untuk menambah jumlah kendaraan, tetapi lebih kepada transisi dari kendaraan konvensional ke listrik. Dia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, penyedia infrastruktur, dan masyarakat dalam mendukung program ini.
Tahap awal program ini telah dimulai dengan memberikan bantuan kepada 50 pengemudi becak motor. Proses konversi ini diharapkan dapat berlanjut secara bertahap setelah kendaraan sebelumnya dihancurkan. Wawan menegaskan bahwa langkah transisi ini akan memberikan dampak positif tidak hanya pada lingkungan, tetapi juga akan meningkatkan daya tarik pariwisata Yogyakarta.
Penggunaan kendaraan listrik semakin populer di kalangan wisatawan dan warga setempat. Oleh karena itu, pemkot berupaya untuk memperkuat infrastruktur dalam mendukung kendaraan listrik, termasuk mendorong PLN untuk memperluas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di wilayah tersebut.
Wawan juga menekankan perlunya peran aktif dari dunia usaha dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik, seperti pengembangan infrastruktur pengisian daya dan integrasi layanan digital. Upaya ini diharapkan dapat mewujudkan pariwisata yang lebih ramah lingkungan serta menciptakan nilai tambahan bagi sektor pariwisata di Yogyakarta.
![[original_title]](https://monotoneminimal.com/wp-content/uploads/pelaksanaan-program-penghapusan-bentor-2799265.jpg)