Monotoneminimal.com – Upaya pengembangan pariwisata Banyuwangi, Jawa Timur, kian menunjukkan momentum berkat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney. Melalui kerjasama ini, diharapkan Banyuwangi dapat bersaing di tingkat internasional dan menjadi destinasi berkelas dunia.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengungkapkan bahwa pertemuan dengan Direktur Utama InJourney, Maya Watono, dan Direktur Utama Angkasa Pura, Mohammad Rizal Pahlevi, telah menghasilkan komitmen signifikan untuk mendukung pengembangan pariwisata di daerah tersebut. Dalam pernyataannya, Bupati Ipuk menekankan bahwa dukungan ini diprediksi akan membawa dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi lokal.
Maya Watono menilai Banyuwangi memiliki potensi luar biasa sebagai destinasi, dilihat dari keindahan alam, budaya yang kaya, dan kuliner yang menggiurkan. Dia percaya bahwa keunikan budaya dan kekayaan alam Banyuwangi merupakan aset berharga yang perlu dijaga. InJourney berencana untuk merancang peta jalan strategis guna meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara serta memperluas cakupan promosi.
Salah satu langkah nyata dalam pelaksanaan ini adalah meningkatkan kualitas penyelenggaraan acara, seperti Festival Gandrung Sewu yang direncanakan digelar pada Oktober 2026. Sementara itu, Mohammad Rizal Pahlevi menyatakan bahwa akses transportasi merupakan faktor kunci dalam percepatan pertumbuhan pariwisata, dan penambahan frekuensi penerbangan ke Banyuwangi akan dipertimbangkan dengan mengintegrasikan rute ke destinasi lain.
Dengan berbagai inisiatif yang sedang dikembangkan, Banyuwangi berpeluang menjadi salah satu ikon pariwisata di Indonesia.
![[original_title]](https://monotoneminimal.com/wp-content/uploads/1000982971.jpg)