Monotoneminimal.com – Pemkab Agam menekankan pentingnya percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) untuk warga yang terdampak banjir bandang. Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, menegaskan kepada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman agar segera menyelesaikan persiapan lokasi. Ia mencatat, kebutuhan mendesak ini bertujuan untuk menjamin keselamatan masyarakat yang terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Jumat (26/12), Iqbal meminta agar camat lebih aktif melakukan komunikasi dan sosialisasi kepada warga. Hal ini dimaksudkan untuk menjelaskan rencana relokasi dari area yang dianggap tidak aman. Menurutnya, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam penanganan pascabencana tersebut.
Lebih lanjut, Camat Tanjung Raya, Al Hafidz, mengungkapkan bahwa huntara akan dibangun di kawasan Bancah, Nagari Maninjau. Huntara ini tidak hanya akan digunakan oleh warga Nagari Maninjau, tetapi juga akan menampung warga dari Nagari Sungai Batang yang turut terdampak bencana tersebut. Pembangunan ini diharapkan dapat segera dilaksanakan, mengingat banyaknya masyarakat yang saat ini membutuhkan tempat tinggal sementara.
Proses relokasi dan pembangunan huntara merupakan langkah krusial dalam upaya pemulihan pascabencana yang mesti dilakukan dengan cepat dan efisien. Dinas terkait diharapkan dapat bekerja sama dengan pihak pemerintah setempat untuk memastikan bahwa semua langkah diambil demi keselamatan dan kesejahteraan warga yang terdampak.