Monotoneminimal.com – Maskapai penerbangan Vietjet mengumumkan rencana ekspansi strategis di kawasan Asia-Pasifik dengan membentuk pusat pembiayaan penerbangan baru, Asia-Pacific Aviation Financial Hub (AAFH). Pengumuman tersebut disampaikan di ajang Singapore Airshow 2026 dan menjadi bagian dari upaya meningkatkan pertumbuhan industri penerbangan di tengah proyeksi lonjakan lalu lintas udara pada dekade mendatang.
Vietjet mengumumkan sejumlah kemitraan strategis dengan AAFH dan berbagai kesepakatan di sektor mesin pesawat, pemeliharaan, dan pembiayaan penerbangan, dengan total nilai komitmen mencapai lebih dari USD 6,1 miliar. Ini menegaskan skala investasi yang signifikan di Asia-Pasifik, termasuk Indonesia sebagai pasar utama.
AAFH diluncurkan oleh Vietnam International Financial Centre (VIFC) di Ho Chi Minh City dan dirancang untuk mendukung pembiayaan penerbangan serta investasi infrastruktur lintas negara. Vietjet ditunjuk sebagai mitra strategis penting dalam inisiatif ini. Ketua VIFC Truong Minh Huy Vu menyatakan bahwa peluncuran AAFH merupakan langkah krusial dalam membangun ekosistem keuangan penerbangan global.
Dengan proyeksi AAFH dapat memfasilitasi transaksi hingga USD 50 miliar pada tahun 2035, inisiatif ini menargetkan peningkatan pembiayaan armada dan infrastruktur. Dalam konteks industri pesawat, perwakilan dari Airbus, Paul Meijers, mengakui pentingnya AAFH dalam menjembatani kebutuhan armada baru dengan ekosistem keuangan global.
Vietjet juga menandatangani kesepakatan dengan Pratt & Whitney untuk menambah 44 pesawat Airbus A320neo berbahan bakar efisien, yang direncanakan mulai diserahkan pada Juli 2026. Dr. Nguyen Thi Phuong Thao, Chairwoman Vietjet, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan industri penerbangan yang berkelanjutan di kawasan. Dengan jumlah pesanan pesawat hampir 600, Vietjet siap berperan aktif dalam memfasilitasi investasi dan pembiayaan penerbangan di Asia-Pasifik.